Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 September 2013

Surat Kecil Untuk Tuhan : Tidak Ada Istilah "Menyerah" bagi Survivor Kanker


Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka menonton sinetron di televisi. Saya lebih suka menghabiskan waktu membaca buku, menulis, ataupun bermain bersama anak-anak.
Namun belakangan ini saya mulai agak sedikit putar haluankebiasaan. Ya, saya mulai lebih meluangkan waktu nonton tivi, terutama saat kondisi tubuh sedang kurang bisa bekerjasama untuk aktifitas berat (dibaca :pegel-pegel). Salah satu sinetron yang cukup menyita perhatian saya yaitu Sinetron Surat Kecil Untuk Tuhan. Sinetron yang merupakan adaptasi dari novel kisah nyata dengan judul yang sama. Bahkan sebelum sinetron ini tayang, sudah pernah di buat film adaptasi novel tersebut. 

Keke, Tokoh utama sinetron Surat Kecil Untuk Tuhan, di perankancantik oleh Nikita Willy. Sang ayah   Keke yang baik dan bijak, diperankan oleh  Anjasmara. Ada pula Rizki Aditya yang berperan sebagai dokter yang merawat keke.
Kisah Keke, seorang gadis remaja yang mengalami sakit kanker jenis langka, menjadi cerita utama dalam sinetron ini. Tidak hanya bercerita bagaimana perjuangan Keke melawan sakitnya dan bangkit berusahaa untuk sembuh. Tetapi bercerita bagaimana dukungan keluarga, teman dan orang terdekat kepada Keke. Yang menarik terdapat konflik di dalamnya. misalnya bagaimana perselisihan kedua orang tua Keke menghadapi penyakit keke dan sebagainya.
Menonton kisah Keke ini seakan berkaca pada kisah nyata para survivor kanker. Ya, kisah Keke bisa pula dialami para survivor lainnya. Bagaimana mereka harus dengan lapang dada menerima vonis sakit kanker. Bagaimana mereka harus berjuang melawan rasa sakit, minum obat, menjalani operasi, perawatan, terapi dan lain sebagainya. Belum lagi yang berkenaan dengan perasaan hati mereka. Perasaan sedih, kecewa, takut, bingung dan berbagai macam perasaan campur aduk. Atau bagaimana dengan penerimaan dan dukungan orang-orang terdekat terhadap para survivor kanker ini. Ya, kisah Keke hanya mewakili satu kisah dari ribuan kisah para survivor kanker untuk berjuang melawan kanker dan berupaya untuk sembuh.
Saya percaya, Allah selalu berada di dekat kita. Bahkan lebih dekat dari urat nadi sekalipun. Allah tidak pernah tidur sekalipun untuk mendengar doa dan harapan kita. Terlebih dengan segala ikhtiar dan usaha yang telah kita lakukan. Saya percaya, Allah mempunyai rahasia sendiri mengenai semua hidup manusia. Seperti saya percaya selalu ada keajaiban dimana ada ikhitar, usaha dan doa.
#Selalu berjuang dan terus berdoa..

Read More

Senin, 23 September 2013

Belajar dari Nick Vujicic : Mengubah Kekurangan Menjadi Motivasi Hidup Lebih Bermakna

    
Oleh : Tri Wahyuni Zuhri, SP
(Penulis, Trainner, IIDN Kaltim)

Pernahkah anda merasa menjadi orang yang tidak beruntung? Atau pernahkah merasa hidup tidak berarti dan dunia tidak adil kepada Anda? Serta merasa segala sesuatu yang tidak mengenakan yang akhirnya membuat sedih, kecewa, bahkan stress?  Sebelum terus menerus larut dalam kesedihan dan memedam perasaan negatif, mungkin ada baiknya kita mengulas kisah hidup Nick Vujicic, salah satu motivator dunia yang menginspirasi jutaan orang. Apalagi belakangan nama Nick Vujicic semakin ramai di perbincangkan sejak diundang oleh salah stasiun televisi swasta di Indonesia beberapa waktu lalu.


Apakah keistimewaan Nick Vujicic sehingga mampu menginspirasi banyak orang? Jawabannya karena Nick Vujicic memang luar biasa, ia bisa merubah pandangan orang yang kerap memandang sebelah mata terhadap kekurangan fisiknya, menjadi rasa kagum dan salut atas perjuangannya. Nick berhasil mengubah kekurangan fisik tersebut dengan menampilkan kepribadian luar biasa yang berhasil memberikan spirit dan motivasi kepada jutaan orang untuk meraih impian.
Nick dilahirkan dengan kondisi Tetra-ameliaa langka, yaitu tanpa kaki, hilang kedua lengan di tingkat bahu, dan dua kaki yang tidak sempurna. Nick menjalani awal-awal hidupnya dengan penuh kesulitan dan tekanan. Bahkan ia bercerita pernah depresi berat karena kondisi yang ia alami termasuk bagaimana pandangan dan perlakuan orang lain padanya.
Beruntung ia memiliki orang tua yang berjiwa besar. Karena perjuangan orang tua, ia pun menjadi murid cacat pertama yang berhasil masuk di sekolah utama di tempat tinggalnya. Nick Vujicic pun berhasil melanjutkan sekolahnya sampai jenjang lebih tinggi. Sejak kuliah ia aktif dalam berbagai kegiatan baik dalam kegiatan di kampus maupun di kegiatan amal. Bahkan Nick berhasil lulus universitas dengan dua jurusan Akutansi dan keuangan Perencanaan di usia 21 tahun. Nick pun berhasil dinobatkan sebagai pembicara dan motivator dunia yang menginspirasi jutaan orang. Disamping itu ia pun menjadi  Direktur organisasi  non profit yang bernama Life Without Limbs.
Pada salah satu video yang saya pernah tonton mengenai Nick, di ceritakan bagaimana Nick menjalani hidupnya sehari-hari. Dengan kondisi fisik terbatas, dia berusaha melakukan semua aktifitas sendirian. Dari aktifitas setelah bangun tidur, gosok gigi, menyisir rambut. Kemudian aktifitas menulis dengan menggunakan jari-jari kaki, mengetik komputer berenang, bahkan menggunakaan peluncur khusus untuk Nick melewati hari-harinya.
Apakah itu bisa dilakukannya dengan begitu saja? Tentu saja tidak. Tapi Nick melakukannya dengan tidak mudah. Namun ia berusaha menyakinkan dirinya, bahwa dengan keterbatasan fisik itu tidak lantas membuatnya semakin terpuruk. Walaupun ada kalanya ia merasa down dan sedih, namun ia tetap bangkit dan bersemangat maju kembali. Ia menyakini akan ada selalu harapan dan mimpi yang bisa diraih bila seseorang mau terus berusaha.
Ketika seorang Nick Vujicic yang nyata-nyata memiliki kekurangan fisik, dapat membuktikan diri dapat meraih mimpinya bahkan bisa memotivasi jutaan orang. Bagaimana dengan kita? Apakah kita yang mempunyai kelebihan secara fisik lebih dari Nick, malah tenggelam dengan berbagai persoalan yang kita ciptakan sendiri? Nick membuktikan bahwa masalah dalam hidup kita tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Saat kita bisa lebih bersyukur dan menyadari hidup ini merupakan anugrah Tuhan, maka akan terbuka jalan untuk menjalaninya. Tentu saja semua tetap butuh semangat dan kerja keras untuk meraih impian kita.


Read More

Rabu, 02 Januari 2013

Memetik Manfaat dengan Menulis Blog

sumber ; Tribun Kaltim, 2012


Memetik Manfaat dengan Menulis Blog
Oleh : Tri Wahyuni Zuhri, SP
(Koorwill IIDN Bontang, MACIBAKU Bontang
Studio Kata Bontang)

Pertama kali saya mengenal blog di tahun 2005. Saat itu, saya ingin memiliki sebuah website pribadi sebagai wadah menuangkan tulisan hasil pemikiran, foto, memori dan kreativitas saya. Mulailah aktifitas saya mengisi blog secara konsisten dan ternyata memberikan berbagai manfaat yang tidak saya duga sama sekali.
Blog sendiri banyak yang mengartikan sebagai website pribadi yang bisa di up to date secara langsung, fleksible, dan interaktif. Bentuk dan tema blog sendiri bisa diatur sesuai dengan keinginan pemiliknya. Bahkan sebagai pemilik blog, kita dapat menambahkan berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh blog sendiri atau mendownloadnya dari internet.
Awalnya saya mengisi blog  dengan pengalaman yang sedang dialami atau hal-hal yang saya sukai sukai. Misalnya saja saat itu saya bercerita mengenai kelahiran dan perkembangan anak saya. Tak lupa saya menyisipkan berbagai foto-foto yang terkait hal tersebut. Saya berharap menyimpan portopholio dan memori tersendiri yang bisa dinikmati melalui blog.
Tulisan-tulisan saya pun berlanjut dengan hasil karya yang terkait dunia penulisan. Awalnya saya ingin mengungkapkan ide atau pemikiran saya melalui tulisan. Tidak disangka beberapa tulisan di blog tersebut ternyata mendapatkan respon positif dari teman atau  orang lain yang begitu mudah mencari tulisan saya melalui searchingdi  google
Blog dan Personal Branding
Tidak bisa dipungkiri, selain blog sebagai wadah menyalurkan tulisan dan kreativitas, blog pun mampu mengangkat personal branding seseorang. Sebutlah saja blog milik Trinity Traveler.   Trinity merupakan seorang travel blogger yang hobby travelling. Ia memanfaatkan blognya untuk menuliskan perngalamannya melakukan traveling keliling ke beberapa negara. Tidak hanya itu, ia pun menyisipkan berbagai dokumentasi, tips dalam melakukan travelling. Tidak disangka setelah itu ia menjadi sangat populer bahkan menjadi penulis buku best seller tentang cerita perjalanannya.
Ada pula seorang dokter yang memanfaatkan blog sebagai wadah berbagi ilmu pengetahuan kesehatan.  Ia juga menjadikan blog sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan para pembaca blog nya. Bahkan tidak jarang para pembaca tersebut memanfaatkan blog tersebut sebagai sarana konsultasi. Banyak manfaat yang di dapat dari blog tersebut, tentu saja nama sang Dokter akan lebih terkenal sebagai pengelola blog kesehatan tersebut.
Begitu pula dengan saya pribadi. Belakangan ini saya tidak hanya menganggap blog sebagai wadah portopholio saja, tetapi menunjang kegiatan menulis. Saya lebih banyak mengangkat tema masalah penulisan dan perkembangan sastra di Kaltim melalui blog pribadi saya di www.yunisukses.comatau diblog komunitas penulisan yang saya kelola.  Terkadang saya memposting karya, buku atau tulisan saya yang telah di publiskasikan di media cetak maupun internet. Tidak hanya itu, saya sering memanfaatkan blog untuk membantu promosi karya buku teman dengan mengulas atau meresensinya.  Harapan saya, melalui tulisan diblog tersebut, akan mempermudah orang lain mencari informasi tentang penulisan maupun perkembangan sastra di Kaltim.
Blog. Lomba dan Penghargaan.
Akhir-akhir ini blog dapat di gunakan sebagai salah satu sarana dalam mengikuti perlombaan, salah satunya perlombaan menulis.  Beberapa pihak penyelenggara lomba menulis bahkan memberikan persyaratan tulisan yang di akan diikutkan lomba harus di posting pada blog.  Tentu saja hal ini menjadi peluang tersendiri bagi pengguna blog. Selain bisa aktif mengisi blog, tentu saja berkesempatan untuk meraih hadiah atau penghargaan sesuai lomba yang di ikuti.  Sebut saja lomba menulis blog KPK yang baru-baru ini di adakan.
Salah satu blogger yaitu Nonadita, bahkan mendapatkan hadiah keliling Indonesia secara gratis dan belajar di luar negeri karena blog. Blog yang dikelolanya mendapatkan penghargaan Microsoft Bloggership Award. Saat ini sering di daulat sebagai pembicara atau pemateri mengenai blog di berbagai acara.
Persahabatan Antar Negara dari Blog
Aktifitas saya mengisi blog terkait penulisan dan perkembangan sastra di Kaltim ternyata membuat cerita baru. Karena blog pula saya bisa berkenalan dengan seorang dosen dari University Of Sydney, sebuah universitas cukup terkenal di Australia. Dosen tersebut bernama Doktor Tiffany Tsao. Saat itu Dr. Tiffany sedang mengadakan penelitian mengenai sastra di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Timur. Kebetulan beberapa tulisan saya mengenai perkembangan sastra Kaltim, saya publish di blog pribadi dan blog komunitas penulisan Studio Kata yang saya kelola.
Saya bersama Doktor Tiffany
berfoto di patung merion di Bontang

          Perkenalan pun berlanjut sebagai jalinan persahabatan sampai sekarang. Bahkan Tiffany sempat berkunjung ke Kaltim untuk bertemu dengan teman-teman sastrawan Kaltim dan saya tentunya.  Hingga saat ini, dengan rajin menulis blog banyak manfaat dan cerita yang saya dapatkan. Tidak hanya bertambah pengalaman dan ilmu, saya pun memiliki teman-teman baru di berbagai daerah dan bahkan di luar negeri. Dengan saling mengunjungi blog mereka, membuat saya bisa lebih banyak belajar dari mereka dan memetik banyak manfaatnya.  Ayo, mari kita menulis J


Read More

Jumat, 13 April 2012

Denger lagu Adele, Ingat Ais .... :)

Suatu ketika, sahabat saya, Ais, mengirimkan sebuah lagu via BB.
"Yay.., aku lagi suka lagu  ini. lagu Adele, Some One Like You.   Dengerin ya.  Aku kirim ke kamu,"ujar via telpon.

Saya pun langsung mengkonfirm kiriman lagu tersebut.  Penasaran dengan lagunya, langsung saya setel lagu tersebut setelah menerima filenya.  Wow..., ini lagu apa ya? Batin saya saat itu.  Apa sih enaknya lagu ini.  Kok kayanya lebih banter  suara penyanyi dari pada musiknya hehehe..

Tapi ternyata, setelah di dengar beberapa kali, baru saya paham mengapa Ais suka banget lagu ini. selain karakter suara si Adele sang penyanyi yang luar biasa bagus, lirik lagunya pun sangat menyentuh hati.  Terlebih, belakangan ini saya sering mendengar banyak orang menyanyikan lagu ini.  Salah satu saat Regina, finalis Indonesian Idol 2012 menyanyikan lagu ini pada babak spektakuler pertama di Indonesian Idol.  Bener-bener memang enak dan menyentuh lagu ini...

Akhirnya, saya pun memasang lagu ini sebagai nada dering saya.  Bukan karena saya suka lagunya saja, tetapi karena setiap mendengar lagu Adele ini, saya selalu ingat Ais.  Ais, sobat saya yang berada nun jauh di Wonosobo. Sobat yang saya temui pertama kali saat sama-sama menjadi mahasiswa baru dan di ospek bersama-sama..  Begitu banyak kenangan saya bersamanya.  Mendengar lagu ini, mengingatkan saya tentang dirinya. hehehe....

Suatu saat... kita akan bertemu lagi ya sobat.... :)
miss u so much...




Adele - Some One Like You

sumber : http://www.youtube.com/watch?v=hLQl3WQQoQ0
Read More

Kamis, 12 April 2012

Renungan Malam

Tiba-tiba saja malam ini di kepala saya muncul sebuah pertanyaan. Entahlah, mengapa dalam kepala saya mulai memikirkan pertanyaan tersebut.  Sebuah pertanyaan yang sederhana, namun ternyata bisa membawa efek luar biasa ketika saya memikirkannya.

Adakah hal yang bermanfaat atau berkesan yang saya lakukan hari ini? Pertanyaan ini yang berkecamuk dalam diri saya.  Selama ini saya hanya berusaha menjalani  kehidupan sehari-hari dengan rutinitas.  Dari bangun, sholat, menyiapkan sarapan dan anak sekolah, mengurus anak, mengecek pekerjaan, menjemput anak pulang, dan lain-lain. Semua kegiatan tersebut rutin saya lakukan. Bahkan saya tidak perlu mencatat di agenda untuk mengingatnya.

Namun, entahlah.. Malam ini menjadi malam yang berbeda.  Saya mulai merenungkan mengapa saya tidak mulai berbenah diri. Ya, saya akan berusaha melakukan hal-hal bermanfaat ataupun berkesan tiap harinya. Kemudian saya akan menuliskan dan mengambil hikmah dari kejadian hari itu.  Wow, tentu saja kehidupan saya nantinya akan lebih bermakna, dan pasti saya akan lebih banyak bersyukur kepada Allah.

Saya jadi teringat cerita dari seorang teman saya yang berprofesi sebagai seniman. Ia menuturkan, bahwa setiap malam  sebelum beranjak tidur, ia selalu melakukan ritual untuk intropeksi diri.  seperti apa saja yang telah ia lakukan hari ini dan hikmah apa yang bisa ia ambil.  waktu itu saya hanya tersenyum mendengarnya.  kok sepertinya ribet ya? biasanya kalau hendak tidur, hal yang saya lakukan ya.. tinggal tidur saja hehheh...

Tetapi ternyata hal yang dilakukan teman saya banyak pula di lakukan oleh orang-orang sukses lho.  biasanya ketika malam, mereka memang menyempatkan diri untuk melakukan renungan malam mengenai apa saja yang mereka lakukan padahari itu.   Ada pula mereka akan merencanakan hal-hal yang akan di lakukan keesokan harinya, bahkan bisa pula untuk rencana masa depannya.  yang menarik, ada sebagian dari mereka yang mengakui, sebuah renungan malam tidak hanya sebagai sarana intropeksi diri, tetapi juga sebagai salah satu cara untuk memohon ampun kepada Allah.  


Lho..., kenapa bisa? ya Tentu saja bisa.  dalam satu hari tidak hanya hal-hal baik saja yang kita lakukan.  Bisa saja dengan sengaja dan tidak sengaja, kita melakukan hal-hal negatif yang mungkin tidak hanya merugikan diri sendiri, dan mungkin orang lain. Dengan melakukan renungan atau intropeksi malam harinya, kita akan menjadi teringat dengan apa yang kita lakukan hari itu.  seandainya memang ada kesalahan yang kita lakukan, tentu saja kita bisa secepatnya istifar dan memohon ampun kepada Allah. 

Tidak ada salahnya mencoba hal baru yang positif kan...?

Ayo.. semangat



dini hari, 04.00 Wita



Read More