Minggu, 28 Februari 2016

Ketika Raisyah Sakit - # Keping 152

Rumah heboh..
Gara-gara Raisyah pulang sekolah dengan kondisi lemas dan suhu tubuh tinggi. Masih dengan pakaian lengkap sekolah, Raisyah langsung menghamburkan tubuhnya di ranjang, disamping saya.
"Ma, badanku panas. Kepalaku pusing,"kata Raisyah pelan.

Insting saya langsung berkata, ada yang tidak beres pada Raisyah. Langsung saya minta mba di rumah mengambilkan obat penurun panas, dan segera meminumkan ke Raisyah.

Ternyata..
Sampai malam hari, demam Raisyah belum turun juga. Saya langsung berfikir untuk segera memeriksakan Raisyah ke Dokter .  Kuatir saja kan, kalo kena demam berdarah atau typus.

Nah, yang paling sibuk juga dirumah selain saya yaitu Lupi. Karena Raisyah demam tinggi, terpaksa Lupi pindah tidur sama Arya. Saya kuatir kalau Lupi kena jangkit panasnya juga.
Lupi protes besar hahaha.. Belum pernah dia harus pisah tidur dari saya dengan alasan tertentu. Saya pun berusaha menjelaskan mengapa Lupi harus pisah tidur sama Raisyah dan saya. Termasuk kekuatiran saya kalau Lupi ikutan sakit.

"Badan Lupi juga panas kok, ma," kata Lupi seraya menunjuk ke arah dahinya.

"Masa sih?" Saya langsung mengerutkan kening dan meraba dahi Lupi. Hasilnya, normal saja.

"Panas kok, ma. Kalau Lupi panas, kan bisa sekalian tidur sama mama dan kak Raisyah," jawab Lupi polos.

Saya langsung terbahak-bahak mendengar argumen lucunya. Tetapi tetap saja Lupi harus tidur pisah dengan saya.

Bukan Lupi namanya, kalau tidak menemukan ide unik. Di usia 4 tahun ini, ada saja akal Lupi yang buat saya terkagum-kagum.

Seperti pagi itu, Lupi berusaha dekat-dekat dengan Raisyah. Raisyah langsung sigap menyuruh Lupi jauh-jauh darinya.

"Lupi, jangan dekat-dekat kakak. Nanti kena sakit juga,"omel Raisyah dengan galak.

Lupi hanya melengos saja dengan santai. Saya pun berusaha memberi penjelasan padanya. Namun, lupi rupanya mempunyai argumen sendiri.

"Biar Lupi panas juga seperti Raisyah, ma. Kan bisa bobo sama mama".ujarnya sambil merebahkan diri di samping Raisyah heheheh..

Hasil pemeriksaan dokter serta hasil darah laboratorium menunjukkan Raisyah kena gejala typus. Rasanya sedih banget. Walaupun saya tiap hari merasakan sakit. Tetapi bila melihat anak sakit, rasanya jleb banget.. hik hik hik..

Untungnya saja saya langsung meminta saudara saya membawa Raisyah ke dokter .  Raisyah di bekali beberapa obat termasuk nasehat -nasehat cantik agar tidak jajan sembarangan.
Alhamdulillah,  kondisi Raisyah sudah stabil dan kembali bersekolah kembali. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...